PERGAULAN BEBAS ERA TEKNOLOGI
pergaulan bebas di mana, seseorang bebas menentukan pilihan dan menentukan jalannya. Bebas dalam arti kata, di beri kemudahan dalam menentukan sikap dan perbuatan mau kemana kah kita tuk yang akan datang, bebas berkomitmen, bebas berkominikasi, bebas berselancar di dunia maya, dan bebas dalam segala hal, tinggal bagaimana kita menyikapi kata bebas itu sendiri. Bebas di sini kita berhak menentukan jalan dan tujuan dalam hidup dalam segi yang baik dan bernilai positif.
Saat seorang anak di berikan kebebasan dan di berikan kepercayaan oleh orang tuanya, sebuah kebebasan itu seharusnya tau batas-batasnya mana yang baik dan mana yang tidak baik, tau penempatan dan mengartikan kata bebas adalah hal tuk kebaikan bukan menyalah gunakan kepercayaan dan wewenang yang sudah di berikan. Dengan mengartikan salah kata bebas yang sudah di berikan! Bebas berespresi, bebas menyampaikan pendapat, kritik saran, gagasan yang bersifat membangun dan dapat memberikan perubahan dalam segi positif. Zaman semakin canggih dengan era tehnolgi yang begitu pesat dalam urusan teknologi di mana kita di tuntut tuk mengikuti perkembanagan teknologi itu sendiri…, dan tau apa kegunaan dari teknologi itu sendiri , tetapi adanya teknologi yang canggih dengan segala sesuatu yang serbah Wah…, sebagian masyarakat malah menyalah gunakan tehnologi itu sendiri hingga dirinya kian jauh dalam arus teknologi dan menenggelamkan dirinya kian menjauh dan sesat terbawa oleh teknologi itu sendiri, contoh terkecil dari banyaknya teknologi adalah adanya alat komunikasi yang berbentuk Handphone. Dahulu orang ingin berkomunikasi dengan seseorang saudara atau temannya yang jauh harus menyampaikannya melalui surat, telegram, wesel post, dan sebagainya tapi karena adanya, kemajuan yang pesat, orang dalam hitungan menit saja dapat berkirim pesan singkat lewat hp, atau ngebel dengan hp atau telp rumah. Seiring perjalan waktu hp atau telpon genggam semakin di minati oleh masyarakat karena bentuknya yang kecil dan mudah tuk di bawa kemana-mana. Di lain sisi ada sebagian masyarakat malah menyalagunakan komunikasi untuk mempermudah berbuat sesuatu yang melanggar asusila, atau berbuat maksiat atau melakukan suatu pekerjaan yang melanggar etika hanya lewat hp, bermacam ragam dan corak yang mereka perbuat asalkan maksud hati tercapai dan dalam waktu yang singkat mereka dapat menyalurkan hasratnya. Harusnya dengan adanya teknologi mempermudah kita tuk silahturahmi dengan keluarga, sahabat, rekan bisnis dan dalam urusan pekerjaan, handphone hanyalah benda mati yang kita sendiri menggunkannya, harusnya bukan kita yang di atur hp tetapi kita yang mengaturnya.
Semakin canggihnya teknologi maka semakin canggih seseorang melakukan suatu tidakan perbuatan pelanggaran hukum semakin tinggil, jika kita sendiri tidak betul-betul dapat menyikapi tenologi itu sendiri maka kita semaki hanyut jauh terbawa kedalam arusnya, dulu bangsa Indonesia adalah orang-orang yang bodoh dan mudan di bodoh–bodahi,hanya lewat politik adu domba yang di lancarkan belanda dan Portugal Indonesia sudah saling membunuh bangsa sendiri. Tapi kali ini bangsa asing mau menjajah Indonesia sudah tidak dapat lagi. Sebab Indonesia bukanlah Negara yang dungu dan bodoh yang mudah di bodoh-bodohi dan di jajah oleh bangsa asing. Lalu bagaimana bangsa asing ingin menjajah bangsa Indonesia itu sendiri, begitu banyak trik yang mereka perbuat tuk menjajah bangsa Indonesia yang itu dengan menyisipkan Teknologi., lihat situs di internet yang semua serba transfaran dan tidak dapat di tutup-tutupi lagi, lihat betapa banyak diantara mereka berlomba-lombah membuat situs asusila yang melakukan pelanggaran hukum tetapi mereka tetap dapat berkeliaran bebas di manapun. Kembali kepada kita manusia yang yang harus pandai dan cerdik dalam menyikapi teknologi itu sendiri. Berbekal ke iman dan ketakwaan seseorang lah dapat membetengi dirinya sendiri dari segi negatif dunia maya itu.
Mendidik anak di era teknologi yang pesat seperti sekarang ini di bilang susuh-susah gampang, susah nya kita sebagai orang tua harus betul-betul jeli dan tetap memantau perkembangan anak di saat sang anak sedang berselancar di dunia maya, jangan biarkan sang anak berada di dalam kamar dan di lepaskan begitu saja,orang tua harus tetap memantau perkembangan anak dalam mengguanakan internet,dan tau betul kegunaannya jangan sampai karena keteledoran orang tua sang anak bukannya membuka internet untuk urusan pelajaran di sekolah malah membuka sebuah situs yang bertolak belakang dengn apa yang sudah di ajarkan di sekolah,disini orang tua harus betul-betul jeli sekali, dan di saat sang anak telah membuka sebuah situs atau gambar yang tidak seharus nya mereka lihat jangan sampai sang anak malah mengikuti adegan yang ada pada sebuah gambar,adegan-adegan yang tak senonoh di contoh dan ditiru, sejak dini orang tua dapat betul-betul membimbing sang anak supaya sang anak dengan melakukan berbagai kegiatan dengan anak yang seusianya bergaul dan bermain dapat melupakan berbagai adegan yang tak sedap di pandang. Mudahnya yang dengan adanya internet dan teknologi anak di beri kemudahan untuk belajar kegiatan di sekolah mencari materi pelajaran, atau hal lain yang yang sifatnya mendidik dan pelajaran. Yang bermanfaat dan bernilai positif.
Untuk perkembangan dan daya pikir anak supaya ia memiliki pandangan dan wawasan yang luas harus di beri kebebasan, dan otaknya dapat berkembang dengan pesat dan tau mana hal yang baik dan mana hal yang buruk. Dari kecil harus di beri tau tentang apa teknologi itu dan apa kegunaan dari teknologi itu sendiri.
Sebagai orang tua harus tetap memantau perkembangan anaknya yang masih berumur belasan tahun, anak boleh mengenal teknologi/internet. Dan jangan terlalu mengekang anak sebab semakin anak mendapatkan sebuah pertentangan dan tindakan yang mengekangnya maka sewaktu anak mendapatkan sebuah kesempatan dan kebebasan anak malah menyalah gunakan kegiatan atau sebuah tindakan yang bertentangan dengan keinginan orang tuanya sendiri. Sebab ia mendapat tekanan, harusnya ia tetap diberi kebebasan sebari tetap dipantau aktivitas di luar sana.
Dampak pergaulan bebas di pandang sebagian masyarakat selalu beresiko negatif, adanya tindakan asusilan,hamil di luar nikah,sek bebas,dan tindakan-tindakan yang melakukan sebuah pelanggaran hukum lainnya.
Jika kita menyikapinya secara bijaksana, harusnya semua tindakan arogan asusila dan tindakan kriminal itu tidak harus terjadi, jika manusianya sadar akan hukum,tau penempatan dan gunanya. Dibekali dengan Iman yang baik. Dan selalu berpandangan positif demi pencapainya sebuah kesejahteraan dan perubahan untuk umat manusia.
Saat seorang anak di berikan kebebasan dan di berikan kepercayaan oleh orang tuanya, sebuah kebebasan itu seharusnya tau batas-batasnya mana yang baik dan mana yang tidak baik, tau penempatan dan mengartikan kata bebas adalah hal tuk kebaikan bukan menyalah gunakan kepercayaan dan wewenang yang sudah di berikan. Dengan mengartikan salah kata bebas yang sudah di berikan! Bebas berespresi, bebas menyampaikan pendapat, kritik saran, gagasan yang bersifat membangun dan dapat memberikan perubahan dalam segi positif. Zaman semakin canggih dengan era tehnolgi yang begitu pesat dalam urusan teknologi di mana kita di tuntut tuk mengikuti perkembanagan teknologi itu sendiri…, dan tau apa kegunaan dari teknologi itu sendiri , tetapi adanya teknologi yang canggih dengan segala sesuatu yang serbah Wah…, sebagian masyarakat malah menyalah gunakan tehnologi itu sendiri hingga dirinya kian jauh dalam arus teknologi dan menenggelamkan dirinya kian menjauh dan sesat terbawa oleh teknologi itu sendiri, contoh terkecil dari banyaknya teknologi adalah adanya alat komunikasi yang berbentuk Handphone. Dahulu orang ingin berkomunikasi dengan seseorang saudara atau temannya yang jauh harus menyampaikannya melalui surat, telegram, wesel post, dan sebagainya tapi karena adanya, kemajuan yang pesat, orang dalam hitungan menit saja dapat berkirim pesan singkat lewat hp, atau ngebel dengan hp atau telp rumah. Seiring perjalan waktu hp atau telpon genggam semakin di minati oleh masyarakat karena bentuknya yang kecil dan mudah tuk di bawa kemana-mana. Di lain sisi ada sebagian masyarakat malah menyalagunakan komunikasi untuk mempermudah berbuat sesuatu yang melanggar asusila, atau berbuat maksiat atau melakukan suatu pekerjaan yang melanggar etika hanya lewat hp, bermacam ragam dan corak yang mereka perbuat asalkan maksud hati tercapai dan dalam waktu yang singkat mereka dapat menyalurkan hasratnya. Harusnya dengan adanya teknologi mempermudah kita tuk silahturahmi dengan keluarga, sahabat, rekan bisnis dan dalam urusan pekerjaan, handphone hanyalah benda mati yang kita sendiri menggunkannya, harusnya bukan kita yang di atur hp tetapi kita yang mengaturnya.
Semakin canggihnya teknologi maka semakin canggih seseorang melakukan suatu tidakan perbuatan pelanggaran hukum semakin tinggil, jika kita sendiri tidak betul-betul dapat menyikapi tenologi itu sendiri maka kita semaki hanyut jauh terbawa kedalam arusnya, dulu bangsa Indonesia adalah orang-orang yang bodoh dan mudan di bodoh–bodahi,hanya lewat politik adu domba yang di lancarkan belanda dan Portugal Indonesia sudah saling membunuh bangsa sendiri. Tapi kali ini bangsa asing mau menjajah Indonesia sudah tidak dapat lagi. Sebab Indonesia bukanlah Negara yang dungu dan bodoh yang mudah di bodoh-bodohi dan di jajah oleh bangsa asing. Lalu bagaimana bangsa asing ingin menjajah bangsa Indonesia itu sendiri, begitu banyak trik yang mereka perbuat tuk menjajah bangsa Indonesia yang itu dengan menyisipkan Teknologi., lihat situs di internet yang semua serba transfaran dan tidak dapat di tutup-tutupi lagi, lihat betapa banyak diantara mereka berlomba-lombah membuat situs asusila yang melakukan pelanggaran hukum tetapi mereka tetap dapat berkeliaran bebas di manapun. Kembali kepada kita manusia yang yang harus pandai dan cerdik dalam menyikapi teknologi itu sendiri. Berbekal ke iman dan ketakwaan seseorang lah dapat membetengi dirinya sendiri dari segi negatif dunia maya itu.
Mendidik anak di era teknologi yang pesat seperti sekarang ini di bilang susuh-susah gampang, susah nya kita sebagai orang tua harus betul-betul jeli dan tetap memantau perkembangan anak di saat sang anak sedang berselancar di dunia maya, jangan biarkan sang anak berada di dalam kamar dan di lepaskan begitu saja,orang tua harus tetap memantau perkembangan anak dalam mengguanakan internet,dan tau betul kegunaannya jangan sampai karena keteledoran orang tua sang anak bukannya membuka internet untuk urusan pelajaran di sekolah malah membuka sebuah situs yang bertolak belakang dengn apa yang sudah di ajarkan di sekolah,disini orang tua harus betul-betul jeli sekali, dan di saat sang anak telah membuka sebuah situs atau gambar yang tidak seharus nya mereka lihat jangan sampai sang anak malah mengikuti adegan yang ada pada sebuah gambar,adegan-adegan yang tak senonoh di contoh dan ditiru, sejak dini orang tua dapat betul-betul membimbing sang anak supaya sang anak dengan melakukan berbagai kegiatan dengan anak yang seusianya bergaul dan bermain dapat melupakan berbagai adegan yang tak sedap di pandang. Mudahnya yang dengan adanya internet dan teknologi anak di beri kemudahan untuk belajar kegiatan di sekolah mencari materi pelajaran, atau hal lain yang yang sifatnya mendidik dan pelajaran. Yang bermanfaat dan bernilai positif.
Untuk perkembangan dan daya pikir anak supaya ia memiliki pandangan dan wawasan yang luas harus di beri kebebasan, dan otaknya dapat berkembang dengan pesat dan tau mana hal yang baik dan mana hal yang buruk. Dari kecil harus di beri tau tentang apa teknologi itu dan apa kegunaan dari teknologi itu sendiri.
Sebagai orang tua harus tetap memantau perkembangan anaknya yang masih berumur belasan tahun, anak boleh mengenal teknologi/internet. Dan jangan terlalu mengekang anak sebab semakin anak mendapatkan sebuah pertentangan dan tindakan yang mengekangnya maka sewaktu anak mendapatkan sebuah kesempatan dan kebebasan anak malah menyalah gunakan kegiatan atau sebuah tindakan yang bertentangan dengan keinginan orang tuanya sendiri. Sebab ia mendapat tekanan, harusnya ia tetap diberi kebebasan sebari tetap dipantau aktivitas di luar sana.
Dampak pergaulan bebas di pandang sebagian masyarakat selalu beresiko negatif, adanya tindakan asusilan,hamil di luar nikah,sek bebas,dan tindakan-tindakan yang melakukan sebuah pelanggaran hukum lainnya.
Jika kita menyikapinya secara bijaksana, harusnya semua tindakan arogan asusila dan tindakan kriminal itu tidak harus terjadi, jika manusianya sadar akan hukum,tau penempatan dan gunanya. Dibekali dengan Iman yang baik. Dan selalu berpandangan positif demi pencapainya sebuah kesejahteraan dan perubahan untuk umat manusia.
